Steak Rumahan Ala Bintang Lima

Selasa, 22 November 2011


Ini adalah salah satu cara praktis menyiapkan hidangan istimewa untuk keluarga. Yap inilah steak, mungkin kita berfikir membuat steak itu sulit, tapi dengan artikel ini saya akan membatu kalian bagaimana menghidangkan makanan ini.

Yang terpenting adalah bagaimana cara memilih daging yang pas. Pilihlah daging jenis prime cut yang dijadikan steak yaitu bagian rib eye, tenderloin maupun sirloin. Karena ketiga bagian tersebut adalah bagian daging sapi terempuk sehingga sangat pas dibuat steak.

 
Membuat steak sangat mudah, yaitu cukup menggarami gading sesaat sebelum dipanggang, kemudian dipanggang setelah daging dilumuri minyak. Namun proses penggaraman juga tidak boleh terlalu lama, maksimal 30 menit, karena jika terlalu lama jus dari gading akan keluar.


Membuat steak sangat mudah, yaitu cukup menggarami gading sesaat sebelum dipanggang, kemudian dipanggang setelah daging dilumuri minyak. Namun proses penggaraman juga tidak boleh terlalu lama, maksimal 30 menit, karena jika terlalu lama jus dari gading akan keluar.


Pada umumnya orang Indonesia lebih suka mengkonsumsi steak dengan kondisi well done atau very well done, yaitu kondisi daging yang benar-benar matang. Sebenarnya konsumsi daging steak yang baik adalah pada kondisi medium atau medium well, yaitu dimana bakteri yang ada pada daging sudah mati namun kandunga gizi yang ada didalamnya masih terjaga. Daging steak pada kondisi medium atau medium well yaitu berada pada suhu 145 derajat Fahrenheit.

Pada saat memanggan daging steak pastikan hanya membalik satu kali saja. Yaitu panggang daging sekitar tiga menit pada kedua sisi. Jika kedua sisi daging dirasa masih kurang matang, jangan kalian membolak-balik memanggangnya, tapi sebaiknya matangkan dengan oven.

Nah itulah tadi bagaimana membuat steak rumahan dengan rasa bintang lima. 

Sumber Gambar:

Sejarah Perjalanan Mobile Sharing

Jumat, 18 November 2011


Setiap handphone pasti memiliki perangkat Sharing atau perangkat berbagi. Perangkat ini memudahkan kita dalam berbagi data dengan orang lain. 

Sejak pertama kali diciptakannya telpon genggam, perangkat sharing ini belum tertanam didalamnya tapi dengan makin berkembangnya teknologi akhirnya perangkat yang bisa kita sebut mobile sharing ini bisa tertanam pada Ponsel.

Mobile Sharing sendiri mempunyai sejarah perjalanan yang cukup panjang, dari share yang lambat hingga sekarang lebih cepat. Saya akan menceritakan sejarah perjalanan Mobile Sharing ini.

 
Ini adalah Mobile Sharing yang biasa kita sebut dengan Infrared. Radiasi Infra Red pertama kali ditemukan oleh William Harschel, seorang astronom kelahiran Jerrman pada tahun 1800.

Pada tahun 1997, NOKIA merilis produknya dengan nama 6110 yang menghadirkan inovasi mobile game berteknologi Infrared di game Snake-nya. Teknologi unik yang digunakan secara praktis ini ternyata meledak didunia dan menjadi penanda dimulainya lini masa populernya Mobile Sharing.Nokia menanam Infrared di device-nya lewat fungsi yang nyata yaitu File Sharing dan jaringan game.

Dalam dunia telekomunikasi Infrared dikembangkan sebagai penghubung antar perangkat berjarak pendek melalui LED yang tertanam. 

 
Ini adalah yang biasa kita kenal dengan nama Bluetooth.

Kemajuan jaman menjadi factor utama meningkatnya kebutuhan File Sharing yang lebih besar. Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba sepakat untuk menanamkan Bluetooth di Device mereka masing-masing. 

Sebenarnya teknologi ini sudah dikembangakan oleh Ericsson pada tahun 1994 untuk membuat Mobile Sharing menjadi lebih cepat dan pengiriman data yang lebih besar.

Jika pada Infrared kita harus meletakkan setiap perangkat pada jarak yang sangat dekat sekali untuk mengirimkan suatu data. Dengan Bluetooth jarak perangkat bisa lebih fleksibel  dan pengiriman data yang lebih cepat dan signifikan. 

Bluetooth menggunakan frekuensi radio khusus untuk mengirim data lebih cepat dan efektif daripada Infrared. Apple memodifikasi teknologi ini sehingga Bluetooth hanya bisa digunakan oleh perangkat-perangkat Apple saja.

 
Tidak sampai situ saja, ternyata teknologi lainnya mulai hadir dan diaplikasikan di berbagai perangkat Mobile seperti yang biasa kita sebut dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity). 

Wi-Fi meneruskan kinerja pendahulunya dengan kinerja yang lebih tinggi, jarak yang lebih jauh dan kecepatan yang tinggi dalam mengirimkan data merupakan kelebihan mekanisme Wi-Fi. 

Sebenarnya teknologi ini sudah mulai dikembangkan oleh US Federal Communications Comission pada tahun 1985, tetapi perangkat ini dikalangan praktis baru mulai dirasakan tahun 90-an.

 
Teknologi Mobile Sharing yang hadir saat ini adalah Near Field Commnication (NFC) yang memungkinkan penggunannya bisa saling mengirimkan file tanpa bantuan kabel dan bermain game dengan tingkat keamanan yang lebih baik.

NFC sendiri dikembangkan oleh NXP Semiconductors dan Sony pada tahun 2001 yang awalnya digunakan sebagai system perantara pembayaran di Amerika Serikat. Cara penggunaan NFC sendiri bisa digabungakan dengan Bluetooh ataupun Wi-Fi sesuai dengan fungsi dan kecepatan yang dbutuhkan. 

Nah itulah tadi sejarah perkembangan Mobile Sharing dari masa-kemasa, dari pengiriman data terlama dan tercepat. Semoga info ini bisa menjadi tambahan pengetahuan kalian.

Sumber Gambar: