Sejarah Perjalanan Mobile Sharing

Jumat, 18 November 2011


Setiap handphone pasti memiliki perangkat Sharing atau perangkat berbagi. Perangkat ini memudahkan kita dalam berbagi data dengan orang lain. 

Sejak pertama kali diciptakannya telpon genggam, perangkat sharing ini belum tertanam didalamnya tapi dengan makin berkembangnya teknologi akhirnya perangkat yang bisa kita sebut mobile sharing ini bisa tertanam pada Ponsel.

Mobile Sharing sendiri mempunyai sejarah perjalanan yang cukup panjang, dari share yang lambat hingga sekarang lebih cepat. Saya akan menceritakan sejarah perjalanan Mobile Sharing ini.

 
Ini adalah Mobile Sharing yang biasa kita sebut dengan Infrared. Radiasi Infra Red pertama kali ditemukan oleh William Harschel, seorang astronom kelahiran Jerrman pada tahun 1800.

Pada tahun 1997, NOKIA merilis produknya dengan nama 6110 yang menghadirkan inovasi mobile game berteknologi Infrared di game Snake-nya. Teknologi unik yang digunakan secara praktis ini ternyata meledak didunia dan menjadi penanda dimulainya lini masa populernya Mobile Sharing.Nokia menanam Infrared di device-nya lewat fungsi yang nyata yaitu File Sharing dan jaringan game.

Dalam dunia telekomunikasi Infrared dikembangkan sebagai penghubung antar perangkat berjarak pendek melalui LED yang tertanam. 

 
Ini adalah yang biasa kita kenal dengan nama Bluetooth.

Kemajuan jaman menjadi factor utama meningkatnya kebutuhan File Sharing yang lebih besar. Ericsson, IBM, Intel, Nokia dan Toshiba sepakat untuk menanamkan Bluetooth di Device mereka masing-masing. 

Sebenarnya teknologi ini sudah dikembangakan oleh Ericsson pada tahun 1994 untuk membuat Mobile Sharing menjadi lebih cepat dan pengiriman data yang lebih besar.

Jika pada Infrared kita harus meletakkan setiap perangkat pada jarak yang sangat dekat sekali untuk mengirimkan suatu data. Dengan Bluetooth jarak perangkat bisa lebih fleksibel  dan pengiriman data yang lebih cepat dan signifikan. 

Bluetooth menggunakan frekuensi radio khusus untuk mengirim data lebih cepat dan efektif daripada Infrared. Apple memodifikasi teknologi ini sehingga Bluetooth hanya bisa digunakan oleh perangkat-perangkat Apple saja.

 
Tidak sampai situ saja, ternyata teknologi lainnya mulai hadir dan diaplikasikan di berbagai perangkat Mobile seperti yang biasa kita sebut dengan Wi-Fi (Wireless Fidelity). 

Wi-Fi meneruskan kinerja pendahulunya dengan kinerja yang lebih tinggi, jarak yang lebih jauh dan kecepatan yang tinggi dalam mengirimkan data merupakan kelebihan mekanisme Wi-Fi. 

Sebenarnya teknologi ini sudah mulai dikembangkan oleh US Federal Communications Comission pada tahun 1985, tetapi perangkat ini dikalangan praktis baru mulai dirasakan tahun 90-an.

 
Teknologi Mobile Sharing yang hadir saat ini adalah Near Field Commnication (NFC) yang memungkinkan penggunannya bisa saling mengirimkan file tanpa bantuan kabel dan bermain game dengan tingkat keamanan yang lebih baik.

NFC sendiri dikembangkan oleh NXP Semiconductors dan Sony pada tahun 2001 yang awalnya digunakan sebagai system perantara pembayaran di Amerika Serikat. Cara penggunaan NFC sendiri bisa digabungakan dengan Bluetooh ataupun Wi-Fi sesuai dengan fungsi dan kecepatan yang dbutuhkan. 

Nah itulah tadi sejarah perkembangan Mobile Sharing dari masa-kemasa, dari pengiriman data terlama dan tercepat. Semoga info ini bisa menjadi tambahan pengetahuan kalian.

Sumber Gambar:

Kisah Vampir Berlanjut di “Breaking Dawn”

Rabu, 16 November 2011


Kalian pasti ingat dengan film Twilight. Yaitu film yang meceritakan tentang kisah salah seorang vampire yang jatuh cinta kepada seorang manusia. Kisah percintaan mereka sempat menjadikan perseteruan antara manusia dan vampire, karena kita tahu bahwa vampire itu makan dengan menghisap darah manusia, tetapi hal itu bisa ia tolak karena ia mencintai manusia tersebut.

Setelah Twilight, New Moon dan kemudian Eclipse, film yang diperankan oleh Robert Pattinson dan Kristen Stewart ini selanjutnya berjudul Twilight Saga Breaking Dawn. 


Kisah mereka berdua akhirnya sampai kepelaminan, dan bulan madu yang semula dirancang indah ternyata menghasilkan akhir yang sangat buruk bagi mereka berdua. Bella ternyata hamil, dan ternyata hasil dari hubungan mereka tumbuh diperut Bella sebagai seorang monster yang haus darah.

Keluarga Cullen meminta Bella untuk menggugurkan kandungannya, namun ia dengan penuh keberanian melawan semua usul dan nasihat keluarga Cullen.


Akhirnya bayi yang dikandung Bella siap untuk dilahirkan dan itu membuat Bella menjadi kesakitan, dan pada akhirnya Edward memutuskan untuk menjadikan Bella sebagai vampire. Hari-hari Bella pun berlalu sebagai vampire bersama buah hatinya Renesmee yang merupakan penjelmaan dari setengah manusia dan setengah vampire. 

Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana Bella menjelaskan kepada ayahnya bahwa cucunya adalah separuh manusia dan separuh vampire, dan menjelaskan bahwa selama ini temannya Jacob adalah seorang manusia srigala.

Pada film Twilight kali ini banyak mempertontonkan adegan-adegan vulgar atau dewasa, jadi bagi para orang tua harap mendampingi para putra maupun putrinya yang masih dibawah umur.

Nah itulah tadi sekilas mengenai film Twilight Breaking Dawn. Dan bagi kalian yang belum melihat trailernya bisa melihatnya disini.


Sumber Gambar: