Wisata yang tak terlupakan di Danau Maninjau 44 Kelok

Selasa, 25 Oktober 2011


habis kata-kata saya untuk menggambarkan betapa indah nya objek wisata yang ada di padang pariaman Sumatra barat ini, hmm,, sebagai seorang yang pekerjaan nya berwisata pasti nya saya mempunyai cerita-cerita unik di beberapa tempat wisata, yapp minggu ini saya bertugas mengantarkan rombongan tour ke daerah kota kelahiran abang ipar saya yaitu padang sumatra barat, seperti yang saya banyak orang katakan di kota yang satu ini sering di sebut sebagai sorga wisata, karena selain banyak pemandangan alam yang indah, di kota ini juga terdapat banyak cerita dan misteri tentang suatu tempat, yah cotoh nya saja : batu malin kundang, dan banyak lagi,,hehe




keberangkatan saya dari jakarta itu dari minggu malam sehingga saya tiba di sana hari senin sekitar jam 2 malam, kami pun langsung menuju penginapan yang ada di bukit tinggi, hampir sama dengan jakarta dan bandung di bukit tinggi ini ternyata walaupun sudah tengah malam namun kota ini tidak pernah sepi.


pagi hari nya kami mempunyai jadwal wisata pertama ke Danau Maninjau yang ada di pariaman, kurang lebih sekitar 20 kilometer harus kami tempuh dengan menggunakan bis pariwisata untuk sampai ke pariaman dari bukit tinggi tempat kami bermalam, tiba di pariaman pemandangan alam yang indah dengan udara sejuk sudah kami rasakan dari dalam bis (walaupun masih tertutup kaca,,hehe).




tempat wisata Danau Maninjau ini sangat unik, karena untuk tiba di tempat objek wisata itu sendiri (Danau Maninjau) para wisatawan/pengunjung harus melewati rintangan yang dinakanan jurang 44 kelok atau bahasa padang nya Kelok Ampek Puluah Ampek, yaa jalan yang memiliki 44 belokan dengan jarak pendek dan tajam, kami melewati kelok itu kurang lebih sekitar 45menit.


akhir nya kami pun tiba di Danau Maninjau yang sangat indah, humm, udara yang sejuk dan bersih (tanpa polusi) dan di kelilingi oleh gunung yang sangat indah,,wuahh mantap deh pokok nya,,hehe. Alam danau maninjau sangat menakjubkan.Danau ini merupakan danau vulkanik, yaitu danau yang cekungnya berbentuk karena letusan gunung merapi. Terletak di kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam, pada ketinggian 461,50 meter dari permukaan laut (mdpl). Luas permukaan danau Maninjau lebih kurang 99,5 km persegi, dengan kedalaman maksimum 495 meter.

PENASARAN ? TEMPAT WISATA INI WAJIB ANDA KUNJUNGI

Menikmati jajanan daging rusa di puncak

Senin, 24 Oktober 2011








 

sepulang saya dari makassar akhir pekan kemarin ke kota tercinta yaitu jakarta, beberapa teman saya langsung mengajak pergi ke puncak, walaupun macet namun itu tidak menyurutkan niat kami untuk bermalam minggu di puncak, ketika sampai di cipayung perut ini rasa nya ga kuat untuk menahan lebih lama rasa lapar ini.

akhir nya kami pun berhenti di sebuah rumah makan bernama Ekaria Permai yang ada di sana,unik nya rumah makan ini memiliki menu yang sangat unik, yaitu berbagai makanan dari hewan yang kaya akan protein, seperti daging kelinci,kambing, belut,kuda,sapi,tutut (keong sawah),biawak,rusa,dsb

cara penyajian nya pun bermacam-macam,bisa di sate,di sajikan dengan lada hitam,dan banyak lagi,, harga nya pun berbeda-beda,dari mulai 25rb sampai 75rb/porsi, saya tertarik dan penasaran untuk memesan daging rusa lada hitam yang harga nya (75rb/porsi),dari tawaran yang paling mahal adalah daging rusa yang saya pesan, karena penasaran dengan rasa nya saya tidak terlalu menghiraukan harga nya.

namun anda tidak perlu takut untuk makan di sini, karena daging rusa yang di jual bukan lah daging rusa hasil pembantaian dan pembuangan karena kelebihan populasi di istana bogor, pemilik warung ini mengatakan daging rusa ini di ambil/di datangkan dari kalimantan langsung.

setelah lama menunggu akhir nya pesanan saya datang juga, menu rusa lada hitam ini di sajikan dengan irisan tipis-tipis daging rusa ditumis dengan lada hitam, ditambah rajangan bawang bombai dan paprika hijau. Dagingnya sama sekali tidak berbau. Harum lada hitam menguar dari masakan istimewa ini. Daging rusanya lembut dan empuk. Kalau boleh dibandingkan, daging rusa sangat mirip tekstur dan citarasanya dengan daging sapi muda. Muantap NYoss !!

Di samping masakan-masakan khusus tersebut, Ekaria Permai juga menyajikan berbagai masakan Tionghoa klasik, seperti: sop kepiting, sop asparagus kepiting, sop jagung kepiting, sapo tahu seafood, kakap tahu tausi, gurame asam manis, gurame tahu sayur asin, fuyunghai, dan lain-lain.

Selain masakan Tionghoa, Ekaria Permai ternyata juga menerima pesanan kambing guling, dan menyediakan berbagai masakan Sunda, seperti: paket nasi timbel komplet, pepes ikan mas duri lunak, tumis genjer, dan lain-lain.

Sekadar catatan: di kartu nama restoran ini tercantum pernyataan: dijamin halal. Satu tambahan catatan lain: restoran ini ternyata juga menyediakan layanan WiFi gratis

SELAMAT MENCOBA ^^